PNPM Mandiri Perkotaan

PNPM Mandiri Perkotaan
Bersama Membangun Kemandirian
Tampilkan postingan dengan label Catatan Harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Harian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2015

RALAT : Lowongan PNPM MPk Kalimantan Barat

INFORMASI TERBARU TERKAIT REKRUTMEN TENAGA FASILITATOR KELURAHAN
PNPM MANDIRI PERKOTAAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2015

 Sehubungan dengan arahan dari PPK Pusat, terkait pelaksanaan rekrutmen di daerah, dimana agar diutamakan untuk menunggu terlebih dahulu penyelesaian penyusunan kebijakan program yang baru serta penganggarannya, maka dengan ini kami beritahukan kepada seluruh peminat yang akan mengajukan lamaran dari lowongan yang kami buka sejak tgl 14 april 2015 lalu bahwa lowongan sementara dipending. sedangkan untuk pelamar yang telah mengirimkan lamarannya, akan menjadi referensi bagi kami di OC-3 Kalbar dan akan berlaku apabila lowongan dibuka kembali. untuk proses selanjutnya yaitu penerimaan lamaran dan seleksi, kami masih menunggu arahan lanjutan dari Pusat dan akan kami informasikan kembali kemudian.

Kami atas nama panitia mohon maaf atas perubahan informasi ini.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatiannya dan pemaklumannya kami ucapkan terimakasih.

Ttd

Panitia Seleksi

Jumat, 20 Maret 2015

Haru tapi bangga baca status ini



Haru tapi bangga baca status ini :

Saat2 ini pelaku Pnpm sedang dilanda ketidakpastian, saya sebagai Bkm Desa di Pnpm Perkotaan menyadari dan merasakan kagelisahan teman2 faskel semua
Kalau tidak salah hampir 3 bulan Gaji teman2 FasKel blm dibayar, padahal mereka memerlukannya uk mehidupi keluarga
Tapi yg saya rasakan teman2 FasKel di tempat kami (Pangandaran), mencoba menyembunyikan kegelisahan itu
Mereka selalu optimis dan tersenyum, karena ajaran itu yg ditanamkan ke kami
Mereka sampai detik ini tak pernah ...mengeluh didepan kami, masih all out mendampingi, mengarahkan dan menanamkan semangat memberi
Kami tahu kami berbahagia diatas duka mereka, berbahagia karena masih bersama, berduka karena tdk bisa berbuat apa2
Ah.... Andai yg duduk disana bisa mendengar bisikan hati kami
Kami Bkm tak meminta apa2 kami hanya ingin yg duduk disana membayar hak teman2 faskel kami
Itu secuil harapan kami

Kamis, 19 Maret 2015

Palembang, 18 Maret 2015

Yakinlah, Menulis itu Menyenangkan


Diinformasikan oleh:

Nurachmi Ayu Susanti

TA Sosialisasi

OC 2 Provinsi Sumatera Selatan   

PNPM Mandiri Perkotaan
Setiap bulan rutinitas saya sekarang adalah membaca satu per satu tulisan yang dikirimkan oleh
teman-teman Askot dari tujuh kota/kabupaten se-Provinsi Sumatera Selatan.
Tulisan-tulisan tersebut sekarang mewarnai hidup. Saya jadi semakin akrab dengan gaya-gaya penulisan
dari teman-teman fasilitator. Ada yang menulis dengan gaya serius. Ada juga yang menulis dengan
malu-malu. Beberapa malah menulis seperti orang sedang tersesat, kehilangan arah. Lalu yang lain menulis
seperti berada dalam “komidi putar”. Masih banyak gaya lainnya, yang jika saya antologikan, bisa
menghabiskan lebih dari ratusan paragraf. Tapi sungguh, saya acungkan jempol kepada usaha teman-
teman fasilitator dalam menulis, walau kadang unsur keterpaksaan terlihat jelas dari beberapa tulisan yang
disajikan.
Membayangkan bagaimana suasana hati teman-teman yang menulis tanpa meneguk rasa nikmat menulis,
membuat saya tersenyum miris. Berbekal alasan sekadar menggugurkan tanggung jawab, karena menulis
Best Practice merupakan salah satu kewajiban dan masuk sebagai salah satu laporan bulanan, membuat
tulisan-tulisan tersebut kehilangan ruhnya.
Saya tidak terlalu berharap akan menemukan tulisan Best Practice di antara berpuluh tulisan yang masuk.
Karena, ketika seseorang menulis tanpa dilandasi hati maka mustahil sebuah “Best Practice” muncul. 



Mari kita merenungkan sebentar. Jika diibaratkan dua orang
yang sedang berbincang, tulisan adalah ucapan atau
perkataan dari seseorang yang bercerita (penulis), dan
pembaca adalah orang yang diajak berbincang. Apa
asyiknya berbincang dengan orang terpaksa, memasang
muka bertekuk lima, yang sesekali mengeluh? Dapat
dipastikan jawabannya adalah tidak asyik!
Seperti itu juga yang terjadi dengan sejumlah tulisan yang
mampir via email setiap bulannya. Terkadang saya harus
mengeryitkan dahi untuk mengerti apa topik cerita yang
disajikan, karena kalimat demi kalimat yang disajikan tidak
membuat “enjoy” saat dibaca.

Melihat fenomena yang terus berulang setiap bulannya, sayapun berinisiatif, mencoba memberi arah kepada
teman-teman yang “tersesat”, dengan menentukan tema tulisan, bergilir di setiap bulannya. Ternyata hal ini
cukup efektif. Bravo! Sekarang tulisan teman-teman sudah lebih terarah dan fokus pada satu permasalahan,
walau permasalahan “tidak enjoy” kadang masih terlihat.
Berdasarkan hasil uji petik yang dilakukan di beberapa kota/kabupaten, ternyata permasalahan menulis,
yang juga menjadi permasalahan nasional ini, bersumber dari mispersepsi tentang makna “Best Practice”.
Yang terdoktrin di benak teman-teman fasilitator adalah “cerita terbaik”. Artinya cerita tersebut harus
bersumber dari kelurahan/desa yang “baik”, dari sisi keorganisasian dan kegiatan yang dilakukan.
Bagaimana dengan teman-teman fasilitator yang kebagian mendampingi kelurahan/desa yang bisa dibilang
“amburadul” dari sisi organisasi dan kegiatan? Nah, teman-teman inilah yang akhirnya mesti menulis
“Best Practice” sambil menekuk muka dan mengernyitkan dahi.
Padahal, tanpa disadari, “Best Practice” yang sesungguhnya lebih dekat kepada teman-teman pendampin
kelurahan/desa yang disebut “amburadul” tadi. Karena, ketika teman-teman melakukan suatu perbaikan
dari si wilayah “amburadul” ini, otomatis hal tersebut jadi bahan yang bisa diolah menjadi menu lezat
“Best Practice”. Hanya dengan menggunakan rumus 5W+1H sebuah tulisan Best Practice pun akan
tercipta.
Memang kita harus berpikir out of the box. Tapi jangan sampai kita berpikir terlalu “out” alias jauh,
sehingga hal yang di dekat malah terabaikan. Jangan terlalu sibuk memikirkan tema yang begitu bagus,
hingga akhirnya malah tak jadi menulis.
Menulislah dengan hati. Menulis dengan bersikap seperti kita berbicara kepada seseorang. Dengan
memerhatikan siapa yang kita akan ajak bicara. Itu akan membawa gaya tulisan kita. Seperti saat kita
berbicara dengan orang tua maka tulisan kita akan bergaya resmi. Sedangkan saat berbicara dengan teman
sebaya, tulisan kita akan lebih lebih santai.
Saya bukanlah seorang pujangga yang pandai merangkai kata. Saya juga pastinya tidak pantas jika harus
disebut sebagai seorang penulis, tapi saya suka menulis. Dengan membuat tulisan ini, saya hanya ingin
teman-teman pun merasakan nikmatnya menulis. Karena, sungguh, menulis itu sangat menyenangkan.
[Sumsel]
Editor: Nina Firstavina 

Rabu, 11 Februari 2015

Kontrak Habis, Fasilitator PNPM MP Diusulkan Jadi Konsultan

REPUBLIKA.CO.ID,KLATEN--Sebanyak 139 fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perkotaan (PNPM MP) Kabupaten Klaten menunggu nasib karena masa kontraknya habis per April 2015.

''Dalam waktu dekat kita mengadakan audiensi dengan unsur pimpinan dewan, pimpinan fraksi dan komisi DPRD Kabupaten Klaten. Kita akan membahas solusi terbaik tentang kelanjutan program pemberdayaan, yang hasilnya sudah dinikmati masyarakat lapis bawah ini,'' kata Ketua Forum Komunikasi Antar Badan Keswadayaan Masyarakat Bambang Junaidi, Rabu (4/2).

Ihwal nasib fasilitator, juga akan dibahas bersama dewan. Salah satu solusinya, bisa dijadikan konsultan pendamping pemerintahan desa (Pemdes).

Langkah ini selaras dengan pemberlakukan undang-undang desa mulai 2015. Dalam UU ini setiap desa bakal mendapat kucuran dana sekitar Rp 1,4 miliar.

Pemdes mengelola dana sebesar itu, ujar Bambang, kalau tidak ada pendampingan ada peluang tindak penyimpangan.

“Di sinilah peran fasilitator yang cukup mumpuni. Terutama dalam urusan penyusunan program Pemdes dalam Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa) maupun pengelolaan keuangan,” jelasnya.

Dari dana kucuran ke Pemdes tersebut, sebagian juga bisa dialokasikan ke koperasi atau BUMDes. Sehingga dana itu bisa dimanfaatkan pemberdayaan masyarakat lapis bawah. ''Jadi, kalau kita punya niat baik, solusi paska PNPM MP serba nyambung untuk pemberdayaan masyarakat,'' tambah Bambang.

Koordinator Kota PNPM MP Klaten Zulfikar melaporkan, hingga berakhirnya program mampu merealisasikan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) 5.446 unit, pembangunan jamban 9.747 unit, pemasangan jaringan listrik 7.752 unit, serta pemasangan jaringan fasilitas air bersih 1.145 unit.

Reporter : Edy Setiyoko

Redaktur : Indah Wulandari

(Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/02/05/nj9wiz-kontrak-habis-fasilitator-pnpm-mp-diusulkan-jadi-konsultan)

Minggu, 11 Januari 2015

PNPM MPk OC-3 Kalbar Gelar Rekrutmen Fasilitator Ekonomi

Pengarahan awal oleh Team Leader PNPM MPk OC 3 Kalbar Komala Erwan sebelum ujian seleksi 

Setelah diumumkan pekan lalu, tepatnya pada Selasa, 6 januari 2015 melalui website PNPM OC 3 Kalbar : www.pnpmcitykalbar.blogspot.com dan melalui media sosial facebook PNPM MPk Kalbar : pnpmcity kalbar, para peminat yang terdiri dari lulusan sarjana ekonomi dan D3 baik jurusan akuntansi maupun manajemen mulai memasukkan lamarannya di kantor OC 3 Kalbar jalan abdurrahman saleh komplek bapindo no. 1 Pontianak.

"luar biasa, peminat untuk menjadi tenaga pendamping masyarakat, fasilitator PNPM MPk ternyata begitu besar, semoga ini menjadi salah satu indikasi bahwa peluang pembangunan asset berupa SDM di dunia pendampingan masyarakat yang tentu diperlukan dalam aktivitas pembangunan masih positif" ungkap komala.

Tak kurang dari 30 orang yang melamar dari hanya 3 orang yang dibutuhkan untuk menutupi kekurangan formasi tenaga pendamping yang akan ditempatkan di Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas hingga ditutupnya pendaftaran pada jumat, 9 januari 2015. 

"Animonya sangat tinggi, dari hanya 3 hari efektif pembukaan pendaftaran yang hanya kami umumkan melalui internet, setiap harinya kami menerima sekitar 10 pelamar namun dari 30 Pelamar yang telah mengirimkan lamarannya kepada kami, hanya 20 Pelamar saja yang kami panggil untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya dikarenakan 10 orang pelamar tidak lolos administrasi dikarenakan latar belakangnya yang tidak sesuai dengan apa yang kami persyaratkan" terang effendi ketua panitia seleksi fasilitator.
Peserta sedang menjalani tes komputer dan pembukuan
salah satu peserta serius menjalani tes yang diberikan

"Hari ini telah kami panggil 20 orang untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya yang terdiri dari seleksi komputer, pembuatan pembukuan, Focus Group Discussion (FGD) Pemberdayaan dan FGD Kompetensi serta wawancara. Bagi yang lolos dikeseluruhan seleksi maka akan dinyatakan diterima sebagai fasilitator ekonomi di wilayah dampingan" jelas effendi yang juga merupakan TA PPMK PNPM MPk OC 3 Kalbar ini.

Semoga dari 20 orang pelamar yang telah mendaftarkan diri ini, akan diperoleh tenaga pendamping masyarakat yang tangguh dan berdedikasi tinggi nantinya dilapangan, karena keberhasilan program tentu juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan pendampingan yang dilakukan oleh fasilitator.

"Kita tunggu hasil akhir penilaian seleksi oleh tim panitia dan harapan saya pada tanggal 15 Januari 2015 bagi yang dinyatakan lulus sudah bisa di mobilisasi ke lapangan dimana sebelumnya akan terlebih dahulu dilakukan coaching/pembekalan awal terkait program dan teknik fasilitasi agar mereka siap melakukan pendampingan, untuk itu kami akan menghubungi siapa nantinya yang dinyatakan diterima, jadi kita tunggu bersama hasilnya" tutup komala.

hingga berita ini dibuat, proses seleksi sedang berjalan pada tahap tes kemampuan komputer dan pembukuan.


Oleh :
Agus Sarwoko
TA LG PP pic Socialization specialist
PNPM MPk OC-3 Kalbar

Kamis, 08 Januari 2015

Ini dia tarif resmi pembuatan atau perpanjangan SIM



kalau perpanjangan juga bisa lewat layanan mobil SIM keliling, lebih mudah, cepat dan langsung jadi....
pengalaman saat perpanjangan SIM beberapa waktu lalu di pontianak melalui layanan SIM keliling sangat mudah, siapkan aja beberapa persyaratannya :
1. SIM asli yang akan diperpanjang
2. Foto Copy KTP
3. Surat keterangan dokter, dan yang pasti
4. Dana buat bayar biaya perpanjangan....

semoga bermanfaat... makanya kalo bikin SIM ndak usah lewat calo lagi...xixixixi

Senin, 22 Desember 2014

Bahas Isu strategis di Progress 2014 dan Persiapan 2015, OC 3 Kalbar Laksanakan Rakor

Pontianak, 23 Desember 2014

Pasca rakor internal PNPM Mandiri Perkotaan OC-3 yaitu DKI, Banten dan Kalimantan Barat di Jakarta pekan lalu, OC-3 Kalbar langsung menindaklanjuti dengan melaksanakan Rakor internal yang diikuti seluruh TA, Korkot dan askot dari seluruh Kabupaten/Kota dampingan PNPM Mandiri Perkotaan.
Bertempat di Ruang rapat Restoran Beringin Jalan Ahmad Yani Pontianak, pada 23 Desember 2014 pukul 09.00 WIB acara dibuka dengan paparan dan arahan dari TL OC-3 Kalbar Komala Erwan, dalam paparannya, Komala menyampaikan isu-isu yang berkembang secara nasional khususnya di wilayah OC-3 yaitu DKI Jakarta, Banten dan Kalbar untuk diamati dan ditindaklanjuti penanganannya.
Sedianya acara ini akan dilaksanakan hingga sore hari pukul 17.00 WIB namun berhubung tim dari Kabupaten Ketapang yang tidak dapat hadir lengkap dikarenakan kendala pada tranportasi dari Kabupaten Ketapang ke Pontianak sehingga akan dilanjutkan pembahasan khusus bersama tim Korkot Kab. Ketapang esok hari, Rabu 24 Desember 2014.

Pemaparan dan Arahan TL OC-3 Kalbar
Mobilisasi personil OC Regional Management for Package – 3 wilayah provinsi Kalimantan Barat telah dimulai sejak tanggal 08 Maret 2013 untuk durasi kontrak kerja selama 18 bulan. Kemudian dilakukan perpanjangan kontak manajemen (Amandemen kontrak ke – 5) dari bulan Juli 2014 sd April 2015.

Pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan di Provinsi Kalimantan Barat pada periode perpanjangan kontrak manajemen tahun 2014-2015 dengan konsultan pengelola (Oversight Consultant) yakni PT. Adhicipta Enginering Consultans & Associates masih akan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan regular sesuai alokasi dana BLM tahun berjalan, namun terdapat juga program advanced, yakni Program PLPBK (ND) dan PPMK (Livelihood) dengan perincian sebagai berikut.

Tabel 1. Alokasi Kelurahan Dampingan & Program Kegiatan Tahun 2013

No
Provinsi – Kab/Kota
Reguler
(Kelurahan)
PLPBK 2012
(Kelurahan)
PMPK 2012
(Kelurahan)
I
Kalimantan Barat



1
 Kab. Ketapang
9
1
1
2
 Kab. Sambas
18
0
3
3
 Kota Singkawang
26
0
3
4
 Kab. Bengkayang
6
0
1
5
 Kota Pontianak
29
0
3

Jumlah
88
1
11

Tabel 2. Alokasi Kelurahan Dampingan & Program Kegiatan Tahun 2014-April 2015

No
Provinsi – Kab/Kota
Reguler
(Kelurahan)
PLPBK 2013
(Kelurahan)
PMPK 2014
(Kelurahan)
I
Kalimantan Barat



1
 Kab. Ketapang
9
0
4
2
 Kab. Sambas
18
2
4
3
 Kota Singkawang
26
1
5
4
 Kab. Bengkayang
6
0
1
5
 Kota Pontianak
29
0
8

Jumlah
88
3
22


Dasar pelaksanaan Konsolidasi KMW Provinsi  ini mengacu kepada kontrak manajemen OC 3, rencana kerja pada Proposal Teknis, master schedule 2014, kemudian surat TL KMP wilayah I No. 420/KMP Wil.I/XI/2014 tertanggal 13 November 2014 perihal “Rekomendasi KMP tentang Pelaksanaan Rakor OC, Konsolidasi KMW dan Konsolidasi Faskel, Askot dan Koorkot di Tingkat Koorkot”.  Dalam Proposal Teknis, pelaksanaan Konsolidasi KMW Provinsi direncanakan dilakukan 2 (dua) kali, yaitu 1 kali di tahun 2014 dan 1 kali di tahun 2015. 

Mengacu kepada mekanisme pelaksanaan Konsolidasi KMW Provinsi, maka pelaksanaan Konsolidasi akan dilakukan sebagai berikut:

1.   Konsolidasi KMW Provinsi ke 1 dilakukan setelah pelaksanaan Rakor PD/TL yang sedianya dijadwalkan pada awal November 2014, namun karena terjadi penundaan dari pihak project, dan sesuai surat TL KMP diatas, maka pihak OC dan KMW dipersilakan untuk melakukan Rakor OC, Konsolidasi KMW dan Konsolidasi Koorkot & Faskel untuk membahas capaian pendampingan di lapangan.

2.   Konsolidasi KMW Provinsi ke 2 dilakukan untuk evaluasi terakhir sebagai bahan untuk penyelesaian masa berakhirnya program dan pembahasan persiapan penyusunan Laporan Akhir (Final Report) dan diperkirakan akan dilaksanakan pada sekitar Maret 2014 atau setelah pelaksanaan Rakor PD/TL dan EGM para TA.

3.   Setelah Konsolidasi KMW dilakukan selanjutnya diikuti kegiatan Konsolidasi Korkot, Askot dan Faskel sebagai bagian dari monitoring kegiatan lapangan.


Dengan memperhatikan uraian tersebut, maka pelaksanaan Konsolidasi KMW Provinsi merupakan point penting untuk memastikan pengelolaan PNPM Mandiri Perkotaan dapat mencapai target dan tujuan yang diharapkan.



Peserta Rakor OC-3 Kalbar

Lokasi Rakor OC-3 Kalbar





No
Nama Personil
Posisi/Jabatan
Pos Lokasi Kerja
1
Komala Erwan
Team Leader KMW
KMW Prov. Kalbar
2
Muslih
TA Monev
KMW Prov. Kalbar
3
Agus Subardi
TA MK
KMW Prov. Kalbar
4
Suhartono
TA Infrastuktur
KMW Prov. Kalbar
5
Agus Sarwoko
TA PP & LG
KMW Prov. Kalbar
6
Taufan Yoga Hertayana
TA SIM
KMW Prov. Kalbar
7
E f f e n d i
TA PPMK
KMW Prov. Kalbar
8
Firman Riyadi
TA Training
KMW Prov. Kalbar
9
Reny Maryuni
Sub.Prof. Finance
KMW Prov. Kalbar
10
Ernita Febrianti
Sub.Prof. Administration
KMW Prov. Kalbar
11
Yuyun Fauzi
Ass. OM (Pan)
KMW Prov. Kalbar
12
H e n d r a
Koorkot Ketapang
Kab. Ketapang
13
Waskito
Asmandat Ketapang
Kab. Ketapang
14
Herculanus Lalan
Askot Infra Ketapang
Kab. Ketapang
15
Masyhudi
Askot MK Ketapang
Kab. Ketapang
16
I s m a i l
Askot CD Ketapang
Kab. Ketapang
17
Eddy Satriadi
Askot Mandiri Sambas
Kabupaten Sambas
18
Heriyanto
Askot Urban Planner
Kabupaten sambas
19
P r i a d i
Koorkot Singkawang
Kota Singkawang
20
Eko Gundaarto
Asmandat Singkawang
Kota Singkawang
21
Zainal Mardan
Askot Infra Skwg
Kota Singkawang
22
S u t a r i n a
Askot MK Singkawang
Kota Singkawang
23
J i m m i
Askot CD Singkawang
Kota Singkawang
24
Diva Pranatha
Askot Urban Planner
Kota Singkawang
25
M u h l i s i n
Askot Mandiri Bkyg
Kabupaten Bengkayang
26
Heri Purwanto
Koorkot Pontianak
Kota Pontianak
27
Ponco Soesilo
Asmandat Pontianak
Kota Pontianak
28
Adi Soemariadi
Askot Infra Ptk
Kota Pontianak
29
Irwin Noeriman
Askot MK Pontianak
Kota Pontianak
30
A j a n g
Askot CD Pontianak
Kota Pontianak


Secara umum tujuan Konsolidasi KMW Provinsi adalah sebagai berikut :

1.    Membahas Target-target capaian kinerja dan Isu-isu strategis pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan  yang tertuang di Master Schedule 2014/2015.
2.    Melakukan evaluasi bersama antara Tim KMW  dengan Tim Koorkot untuk mencermati pencapaian progres & indikator program.
3.    Evaluasi Kinerja Input/Output Triwulan-4 dan evaluasi keseluruhan pelaksanaan  program (regular & advanced : PPMK & PLPBK) di tahun 2014.
4.    Membangun kesepakatan–kesepakatan untuk rencana tindak lanjut penyelesaian target pekerjaan.
5.    Menyiapkan langkah-langkah evaluasi terakhir dan pembahasan persiapan pengakhiran program dan penyusunan Laporan Akhir (Final Report).

Output yang diharapkan dari Konsolidasi KMW Provinsi adalah agar seluruh personil KMW & Tim Korkot dapat :

1.    Memahami Target-target capaian kinerja dan Isu-isu strategis pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan  yang tertuang di Master Schedule 2014/2015.
2.    Melakukan evaluasi bersama antara Tim KMW  dengan Tim Koorkot untuk mencermati pencapaian progres & indikator program.
3.    Evaluasi Kinerja Input/Output Triwulan-4 dan evaluasi keseluruhan pelaksanaan  program (regular & advanced : PPMK & PLPBK) di tahun 2014.
4.    Membangun kesepakatan–kesepakatan untuk rencana tindak lanjut penyelesaian target perkerjaan.
5.    Menyiapkan langkah-langkah evaluasi terakhir dan pembahasan proses pengakhiran program dan persiapan penyusunan Laporan Akhir (Final Report).

Semoga dengan pelaksanaan rakor OC-3 Kalbar ini dapat membangun penyamaan persepsi terhadap capaian program dan target yang telah ditetapkan sehingga dapat menjadi acuan dalam pelaksanaannya dilapangan.