PNPM Mandiri Perkotaan

PNPM Mandiri Perkotaan
Bersama Membangun Kemandirian

Rabu, 23 April 2014

Beringin Putri Itu, Kini Berbuah Kelapa



Berawal dari kelompok Pertanian yang usaha pokoknya hanya bercocok tanam padi, melalui PNPM Mandiri Perkotaan KSM Beringin Putri sekarang berkembang menjadi usaha pengolahan buah kelapa. Ibu Hamdah berupaya agar potensi sumber daya alam yang ada di sekitarnya tidak hanya menjadi objek cuci mata saja.

Ibu Hamdah, seorang ibu sebagaimana ibu-ibu lainnya di dunia pasti memiliki niat untuk berupaya meningkatkan perekonomian keluarga serta orang-orang disekitarnya. Namun, Ibu yang tinggal di Jalan Ratu sepudak No. 30 RT. 8 RW 2 Kelurahan Setapuk Kecil Kecamatan Utara Kota Singkawang Kalimantan Barat ini memiliki sekelumit kisah suka duka nya mengembangkan usaha, namun sejak terlibat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan ia mulai menorehkan tinta emas kiprahnya di Bumi Khatulistiwa ini. Berikut kisah perjalanan hidupnya.....

Kelompok Tani BERINGIN PUTRI dimana Ibu Hamdah mulai berkiprah, dibentuk pada tahun 1995, tepatnya pada bulan Oktober 1995 oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan sebagai salah satu Kelompok usaha tani di kelurahan Setapuk Kecil. Awalnya kelompok tani ini sudah terbentuk lebih kurang 30 (tiga puluh) tahun yang lalu tetapi belum ada penamaan generik pada masa itu.  

Tujuan dibentuknya kelompok tani BERINGIN PUTRI adalah sebagai wadah untuk meningkatkan penghasilan khususnya anggota kelompok dan masyarakat setapuk kecil pada umumnya melalui usaha pertanian. Pada tahun 2011 kelompok tani BERINGIN PUTRI yang diwakili oleh Ibu Hamdah sebagai Ketua Kelompok Mewakili Kota Singkawang mengikuti Studi banding khususnya dibidang Pertanian dan Kehutanan di Kota Yogyakarta tepatnya pada CV. REPINDO. Dari hasil studi banding tersebut Ibu Hamdah termotivasi untuk lebih giat berusaha tidak hanya mengandalkan hasil bercocok tanam saja namun mencoba melihat potensi didaerahnya yaitu buah kelapa untuk pengembangan produk-produk lain yang dapat meningkatkan derajat hidupnya serta orang-orang disekitarnya.  

Kamis, 03 April 2014

Kabupaten Ketapang Lakukan MoU dengan TNP2K


Untuk mendorong upaya perbaikan pelayanan pendidikan di tiga Kabupaten, Pada hari ini bertempat di kantor sekretariat TNP2K dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dengan  tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Ketapang Propinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Keerom. Penandatangan dilakukan oleh Sekretaris Eksekutif TNP2K, Bambang Widianto dengan Bupati Ketapang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Bapak Mahyuddin, Bupati Kaimana Matias Mairuma dan Bupati Keerom Yusuf Wally.

Nota kesepahaman ini bertujuan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan uji coba peningkatan akuntabilitas dan pelayanan pendidikan di daerah terpencil khususnya ketiga kabupaten tersebut.

Dalam kesempatan ini Bambang Widianto menyampaikan, “Dengan penandatanganan kerjasama ini, diharapkan ada peningkatan signifikan terhadap pelayanan pendidikan di daerah terpencil yang selanjutnya dapat diadaptasi oleh provinsi lainnnya, yang dimulai dari tahun 2014-2017,” ujarnya saat membuka acara tersebut.

Selasa, 01 April 2014

Terbanglah yang jauh lagi tinggi, sampai bangsa ini maju hingga ke pelosok negeri.



Langkah pasti menuju Lokasi Training of Trainer (TOT) dan Expert Group Meeting (EGM) di Serpong, Tanggerang Banten bagi seluruh tenaga ahli PNPM Mandiri Perkotaan se-Indonesia.... bersiap menerima amanah dan melanjutkan kemanfaatan buat negeri....

Jumat, 21 Maret 2014

Training for Trainer (TOT) & Expert Group Meeting (EGM) PNPM MPk, Mendampingi karena CINTA bagian 1


Serpong Tanggerang, Banten. Dahsyat, itulah yang aku rasakan saat mengetahui bahwa tahun 2014 ini akan dilaksanakan kegiatan Training for Trainer (TOT) sekaligus Expert Group Meeting (EGM) bagi Tenaga Ahli PNPM MPk se-Indonesia.... tidak tanggung-tanggung bro, 300-an Tenaga Ahli dikumpulkan disatu tempat secara bersamaan, mereka adalah pelaku langsung disetiap propinsi untuk program PNPM Mandiri Perkotaan di seluruh Indonesia. Bayangkan, mulai dari yang baru bergabung, telah bergabung hingga 5 tahun, 10 tahun dan ternyata, dahsyat..... separoh dari peserta yang hadir telah mendampingi PNPM MPk lebih dari 10 tahun... luar biasa...! #mendampingikarenacinta.
bersambung.....

Agus Sarwoko
TA LG-PP & Socialization Specialist


Senin, 17 Maret 2014

Berkat Bantuan PNPM, Lingkungan & Kebun Kini Tak Terendam Lagi


Kota Singkawang, hampir Semua orang telah mengenalnya, bahkan telah menjadi salah satu ikon di propinsi Kalimantan Barat yang cukup menarik perhatian salah satunya dikarenakan lokasinya yang strategis dan telah dikembangkan menjadi lokasi wisata. Salah satu kelurahan yang ada di Kota Singkawang, adalah Kelurahan Sedau, selain terkenal mempunyai banyak tempat wisata juga merupakan sentra penghasil jagung di Kota Singkawang. Begitu juga warga RT 62 RW 10 yang sebagian besar mata pencahariannya berkebun terutama jagung.

Hanya saja, permasalahan yang sering dihadapi pada musim penghujan adalah lingkungan serta kebun warga RT 62 sering terendam air, karena kondisi saluran yang ada hanya berupa galian tanah untuk saluran aliran air yang kondisinya juga tidak lancar dan mudah tersumbat. Berdasarkan permasalahan tersebut, Masyarakat mengusulkan untuk melakukan pembuatan drainase. Beruntung sekali usulan masyarakat disetujui dalam Rembug Warga Tahunan (RWT) Kelurahan Sedau dan masuk dalam Rencana Penggunaan Dana (RPD) BLM Tahap 1 Tahun 2013. Drainase yang dibuat sepanjang 180 meter di RT 62 ini memiliki pemanfaat sebanyak 43 KK yang diantaranya terdapat 21 KK miskin. Dana pelaksanaan berasal dari BLM sebesar Rp. 25.659.000 dan swadaya masyarakat berupa tenaga kerja sebesar Rp. 11.590.000