PNPM Mandiri Perkotaan

PNPM Mandiri Perkotaan
Bersama Membangun Kemandirian

Minggu, 11 Januari 2015

PNPM MPk OC-3 Kalbar Gelar Rekrutmen Fasilitator Ekonomi

Pengarahan awal oleh Team Leader PNPM MPk OC 3 Kalbar Komala Erwan sebelum ujian seleksi 

Setelah diumumkan pekan lalu, tepatnya pada Selasa, 6 januari 2015 melalui website PNPM OC 3 Kalbar : www.pnpmcitykalbar.blogspot.com dan melalui media sosial facebook PNPM MPk Kalbar : pnpmcity kalbar, para peminat yang terdiri dari lulusan sarjana ekonomi dan D3 baik jurusan akuntansi maupun manajemen mulai memasukkan lamarannya di kantor OC 3 Kalbar jalan abdurrahman saleh komplek bapindo no. 1 Pontianak.

"luar biasa, peminat untuk menjadi tenaga pendamping masyarakat, fasilitator PNPM MPk ternyata begitu besar, semoga ini menjadi salah satu indikasi bahwa peluang pembangunan asset berupa SDM di dunia pendampingan masyarakat yang tentu diperlukan dalam aktivitas pembangunan masih positif" ungkap komala.

Tak kurang dari 30 orang yang melamar dari hanya 3 orang yang dibutuhkan untuk menutupi kekurangan formasi tenaga pendamping yang akan ditempatkan di Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas hingga ditutupnya pendaftaran pada jumat, 9 januari 2015. 

"Animonya sangat tinggi, dari hanya 3 hari efektif pembukaan pendaftaran yang hanya kami umumkan melalui internet, setiap harinya kami menerima sekitar 10 pelamar namun dari 30 Pelamar yang telah mengirimkan lamarannya kepada kami, hanya 20 Pelamar saja yang kami panggil untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya dikarenakan 10 orang pelamar tidak lolos administrasi dikarenakan latar belakangnya yang tidak sesuai dengan apa yang kami persyaratkan" terang effendi ketua panitia seleksi fasilitator.
Peserta sedang menjalani tes komputer dan pembukuan
salah satu peserta serius menjalani tes yang diberikan

"Hari ini telah kami panggil 20 orang untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya yang terdiri dari seleksi komputer, pembuatan pembukuan, Focus Group Discussion (FGD) Pemberdayaan dan FGD Kompetensi serta wawancara. Bagi yang lolos dikeseluruhan seleksi maka akan dinyatakan diterima sebagai fasilitator ekonomi di wilayah dampingan" jelas effendi yang juga merupakan TA PPMK PNPM MPk OC 3 Kalbar ini.

Semoga dari 20 orang pelamar yang telah mendaftarkan diri ini, akan diperoleh tenaga pendamping masyarakat yang tangguh dan berdedikasi tinggi nantinya dilapangan, karena keberhasilan program tentu juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan pendampingan yang dilakukan oleh fasilitator.

"Kita tunggu hasil akhir penilaian seleksi oleh tim panitia dan harapan saya pada tanggal 15 Januari 2015 bagi yang dinyatakan lulus sudah bisa di mobilisasi ke lapangan dimana sebelumnya akan terlebih dahulu dilakukan coaching/pembekalan awal terkait program dan teknik fasilitasi agar mereka siap melakukan pendampingan, untuk itu kami akan menghubungi siapa nantinya yang dinyatakan diterima, jadi kita tunggu bersama hasilnya" tutup komala.

hingga berita ini dibuat, proses seleksi sedang berjalan pada tahap tes kemampuan komputer dan pembukuan.


Oleh :
Agus Sarwoko
TA LG PP pic Socialization specialist
PNPM MPk OC-3 Kalbar

Kalimat-Kalimat Terakhir Itu yang Paling Merinding

Ilustrasi
Ilustrasi   

Metrotvnews.com Kotawaringin Barat: Kotak hitam dianggap sebagai kunci yang harus ditemukan jika terjadi kecelakaan pada sebuah pesawat terbang. Namun, kunci itu tentu harus dibaca secara cermat. Mozaik-mozaik dikumpulkan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

Membaca kotak hitam bukan perkara gampang, butuh ketekunan dan ketegaran hati bagi investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat melakukannya. Ketegaran hati memang dibutuhkan, sebab tak jarang bagian akhir dari percakapan dalam kotak hitam membuat merinding.

"Yang paling merinding itu waktu denger percakapan kotak hitam itu. Apalagi yang bagian akhir, itu kamu bayangkan saja orang itu udah tahu dia akan meninggal," kata Investigator KNKT, Nurcahyo Utomo, saat berbincang dengan Metrotvnews.com di Pangkalan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Jumat (9/1/2015).

Kadang membuat tim investigator terdiam ketika mendengarkan suara kalimat-kalimat terakhir dari awak pesawat. Terlebih, sebagian investigator memiliki pekerjaan sebagai pilot. Sering pula mereka mengenal sang pilot pesawat yang suaranya terekam.

Nurcahyo mengalaminya saat pertama kali ditugaskan menginvestigasi kotak hitam. Pembacaan kotak hitam pertamanya itu selalu menjadi hal yang paling diingat. Walau kini, banyak kotak hitam yang telah dibacanya.

"Pertama kali saya jadi investigator, itu saya dengar dengan empat orang, satu tim. Setelah mendengar percakapan itu, kami semua diam, hening. Beberapa menit setelah itu baru bilang, ayo rewind," kata Nurcahyo mengenang pengalaman pertamanya.

Tapi seiring waktu, dia pun terbiasa mendengar percakapan yang ada dalam kotak hitam. Sekitar 19 tahun menjadi investigator, kata-kata terakhir yang terdengar itu masih tetap perih di telinga.
"Yang paling umum terdengar itu Allahuakbar," tambah dia.

Nurcahyo menyebut, secara umum, kotak hitam selalu dapat terbaca oleh tim investigasi KNKT. Meski kondisi kotak hitam tak lagi bagus, selalu ada cara untuk membaca kotak hitam itu.

"Umumnya kita berhasil membaca kotak hitam meskipun kondisinya sudah rusak. Seperti sukhoi yang terbakar, kita bisa baca. Kalau pun rusak, kita akan melakukan berbagai cara untuk menelitinya," jelas dia.

Saat meneliti, KNKT akan melakukannya secara independen. KNKT, jelas dia, tidak dalam posisi menyalahkan orang-orang yang terlibat dalam kejadian itu. KNKT akan terus meneliti, mengapa kecelakaan itu bisa terjadi.

Ada banyak pertanyaan "mengapa" yang akan dilemparkan untuk mengungkap kejadian itu. "Kami meneliti mengapa terjadi, mengapa begini, dan mengapa bisa terjadi. Pokoknya ada banyak 'why'," tutur Nurcahyo.
BOB

Kamis, 08 Januari 2015

Info Lowongan lagi, mungkin ada rekan atau kerabat yang berminat


Ini dia tarif resmi pembuatan atau perpanjangan SIM



kalau perpanjangan juga bisa lewat layanan mobil SIM keliling, lebih mudah, cepat dan langsung jadi....
pengalaman saat perpanjangan SIM beberapa waktu lalu di pontianak melalui layanan SIM keliling sangat mudah, siapkan aja beberapa persyaratannya :
1. SIM asli yang akan diperpanjang
2. Foto Copy KTP
3. Surat keterangan dokter, dan yang pasti
4. Dana buat bayar biaya perpanjangan....

semoga bermanfaat... makanya kalo bikin SIM ndak usah lewat calo lagi...xixixixi

Selasa, 06 Januari 2015

Kemendagri akan lanjutkan pola PNPM desa


Kemendagri akan lanjutkan pola PNPM desa
Kemendagri (www.kemendagri.go.id)


Jakarta (ANTARA News) - Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Tarmizi A. Karim, mengatakan Kemendagri akan melanjutkan pola pendampingan pembangunan desa seperti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang telah berakhir akhir tahun 2014.

"Kemendagri mau pola PNPM itu berlanjut, kalau ada dananya ke depan. Kami juga mengarahkan untuk memberikan program pendampingan guna meningkatkan eksistensi rencana pembangunan desa. Di bawah koordinasi Menteri Dalam Negeri, kami melakukan sosialisasi di seluruh desa di Indonesia," kata Tarmizi saat jumpa pers Agenda Prioritas Kemendagri Tahun 2015 dan 2016 di Jakarta, Selasa.

Pola pendampingan pembangunan desa dalam PNPM, lanjut Tarmizi, selama ini dinilai telah mencapai kemajuan yang signifikan di pemerintahan level bawah tersebut.

Selain itu, masih terdapat sisa anggaran sebesar Rp1,3 triliun di sedikitnya 54.000 desa yang belum tercapai saat PNPM tersebut dijalankan.

Oleh karena itu, Kemendagri berencana untuk melanjutkan pola PNPM dalam pembangunan desa dengan menggunakan dana desa yang di tahun 2015 sedikitnya memperoleh Rp550 juta per desa.

Rencana keberlanjutan pola PNPM itu juga telah dibahas antara Kemendagri dan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) supaya pembangunan desa tidak berhenti di Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Kemendagri dan Kemenko PMK telah merumuskan agar pendampingan terhadap daerah ini bisa berlanjut, apa pun nama programnya. Karena PNPM itu sudah mampu mentransfer filosofinya ke dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sehingga nanti implementasi UU tersebut diharapkan menggunakan filosofi program PNPM itu," jelas Tarmizi.

Dengan dilanjutkannya pola pembangunan desa tersebut, nantinya puluhan ribu fasilitator yang selama ini bekerja dalam PNPM akan diperpanjang kontraknya untuk meneruskan pelatihan bagi aparatur desa.

"Tenaga pendamping atau fasilitator itu masih ada 15 ribu lebih, dana pendampingan juga masih ada, sehingga kami merumukannya dengan pola pemberdayaan masyarakat seperti PNPM. Kontrak mereka yang habis per 31 Desember 2014 bisa diperpanjang lagi," ujarnya.

Dana sebesar Rp9,1 triliun tersebut kemudian akan dibagi-bagikan untuk sedikitnya 73.000 desa di Tanah Air, sehingga sedikitnya satu desa akan memperoleh sekira Rp550 juta yang terdiri atas Rp400 juta anggaran ADD dan Rp150 juta dari 10 persen dana transfer daerah.

Di tahun pertama, yakni 2015, dana tersebut lebih dimanfaatkan untuk pemberian pelatihan pengelolaan keuangan bagi kepala desa sehingga diharapkan dapat mengelola dana tersebut dengan benar.

(F013)



Editor: Ella Syafputri